Jaksa Masuk Sekolah (JMS) di SMPN 1 Cisoka

Tidak ada komentar 256 views
Jaksa menyampaikan materi JMS tentang kenakalan remaja

Bahwa pada hari Jumat tanggal 13 Maret 2020 mulai pukul 09.00 s.d. pukul 11.00 WIB bertempat di SMP Negeri 1 Cisoka Kec. Cisoka Kab. Tangerang telah dilaksanakan kegiatan Jaksa Masuk Sekolah (JMS) yang diikuti oleh 63 orang perwakilan siswa-siswi dari SMP Negeri di wilayah Gugus 6 SMP Kab. Tangerang yaitu dari SMPN 1 Cisoka, SMPN 2 Cisoka, SMPN 1 Solear, SMPN 2 Solear, SMPN 3 Solear. SMPN 4 Solear, SMPN 5 Solear, SMPN 6 Solear, dan SMPN 7 Solear.

Bertindak sebagai narasumber :

Topo Dasawulan, SH.,MH. (Kasubsi Sosbud Hankam Kejari Kab Tangerang);

M. Arsyad, SH (Kasubsi Ekonomi,Keuangan dan Pengamanan Pembangunan Strategis Kejari Kab. Tangerang);

Pipit Susriana,SH (Jaksa Fungsional pada Kejari Kab. Tangerang);

Kepala Bidang SMP pada Dinas Pendidikan Kab Tangerang Fahrudin, M.Pd. dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kehadiran para narasumber dari Kejaksaan Negeri Kab Tangerang yang berkenan untuk memberikan pengenalan hukum kepada para siswa. Diharapkan para siswa dapat memahami mana itu perbuatan yang akan berdampak hukum dan dapat menghindarinya.

Selanjutnya Jaksa M. Arsyad, SH. menyampaikan materi tentang tugas dan fungsi lembaga Kejaksaan. Bahwa Kejaksaan adalah lembaga negara yang melaksanakan kekuasaan negara khususnya di bidang penuntutan. Kejaksaan dipimpin oleh Jaksa Agung dan bertanggung jawab kepada presiden. Mengenai tugas dan fungsi Kejaksaan diatur dalam UU No. 16 Tahun 2004 Tentang Kejaksaan RI. Lembaga Kejaksaan sebagai pengendali proses perkara dimana hanya institusi Kejaksaan yang dapat menentukan apakah suatu kasus dapat diajukan ke pengadilan atau tidak harus berdasarkan alat bukti yang sah menurut hukum acara pidana.

Jaksa Topo Dasawulan, SH., MH. Menyampaikan materi tentang pencegahan penyalahgunaan narkoba. Bahwa narkotika adalah zat atau obat baik yang bersifat alamiah, sintetis maupun semi sintetis yang menimbulkan efek penurunan kesadaran, halusinasi dan menyebabkan kecanduan. Dari sinilah muncul keinginan untuk terus mengggunakan agar bisa mendapatkan ketenangan yang bersifat halusinasi. Di negara kita Narkotika diatur dalam UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Peredaran dan dampak narkoba saat ini sudah sangat meresahkan. Semua orang dapat mengalami kecanduan dan hal ini tidak mengenal jenis kelamin dan usia apabila sudah mencicipi zat berbahaya tersebut. Pemakaian zat narkotika hanya diperbolehkan untuk kepentingan medis sesuai dengan pengawasan dokter dan juga untuk keperluan penelitian.

Jaksa Pipit Susriana, SH. menyampaikan materi tentang kenakalan remaja yakni suatu perbuatan yang melanggar norma, aturan atau hukum dalam masyarakat yang dilakukan pada usia remaja. Kenakalan remaja ada 3 jenis yaitu kenakalan biasa (contohnya suka berkelahi dan membolos sekolah), kenakalan yang menjurus pada pelanggaran dan kejahatan (contohnya mengendarai kendaraan bermotor tanpa SIM, tanpa helm), dan kenakalan khusus (contohnya penyalahgunaan narkotika, tawuran dan pencurian). Cara mengatasi kenakalan remaja yaitu antara lain dibutuhkan pembinaan dan pembekalan agama sejak usia dini. Remaja harus pintar memilih lingkungan yang baik dan tepat, remaja harus membentuk ketahanan diri agar tidak terpengaruh oleh hal yang negatif. Bahwa para peserta kegiatan antusias menngikuti pemaparan Tim JMS dan beberapa siswa-siswi serta guru menyampaikan pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan materi-materi yang disampaikan para narasumber.

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Jaksa Masuk Sekolah (JMS) di SMPN 1 Cisoka"