Jaksa Masuk Sekolah (JMS) di SMK Negeri 2 Sepatan

pemaparan oleh Kepala Seksi Intelijen
Para Siswa/i yang hadir
Siswi SMKN 2 Sepatan mengajukan pertanyaan

Pada hari Rabu tanggal 19 Februari 2020 sekira pukul 09.00 WIB s.d pukul 11.25 WIB bertempat di SMK Negeri 2 Sepatan Kabupaten Tangerang telah dilakukan program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) oleh Bidang Intelijen Kejaksaan Kabupaten Tangerang Kabupaten Tangerang yang diikuti oleh sekitar 200 Siswa/Siswi beserta guru pendamping SMK Negeri 2 Sepatan.

Bertindak sebagai narasumber yakni :

  1. M. Fitri Adhy, S.H., M.H. selaku Kepala Seksi Intelijen pada Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang.
  2. Topo Dasawulan, S.H., M.H. selaku Kepala Sub Seksi Sosial, Budaya, Hankam, Sosial Budaya dan Kemasyarakatan pada Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang.

Bahwa sambutan dari Kepala Sekolah SMK Negeri 2 Sepatan Kabupaten Tangerang, mengucapkan Terima kasih atas kehadiran bapak-bapak dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang yang berkenan untuk memberikan pengenalan hukum kepada para siswa/i. Diharapkan para siswa/i dapat memahami mana itu perbuatan yang berdampak hukum.

Selanjutnya Kepala Seksi Intelijen menyampaikan, program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) digelar untuk menumbuhkembangkan kesadaran hukum bagi para pelajar khususnya. kejari mempunyai fungsi preventif yaitu mencegah terjadinya kejahatan dengan melakukan penerangan hukum. Apabila anak-anak disini ada yang mengajak berbuat tidak baik agar dipahami dulu dampaknya contohnya yaitu tawuran, bullying, narkoba yang akan ada dampak hukumnya. Pada kesempatan ini saya akan menjelaskan tugas dan fungsi kejaksaan baik itu dari sisi pidana, perdata dan yang lainnya. saya disini juga menjelaskan tentang bahaya narkoba mengingat narkoba mudah didapatkan dari oknum yang tidak bertanggung jawab. hal ini membuat para orang tua, ormas, pemerintah khawatir akan penyebaran gelap narkoba yang merajalela.

Kepala Sub Seksi Sosial, Budaya, Hankam, Sosial Budaya dan Kemasyarakatan menyampaikan materi tentang cyber bullying baik itu kekerasan fisik maupun verbal. Jangan sampai di sekolah ini ada siswa/siswi buat geng atau kelompok dalam arti negatif. Kita memiliki tanggung jawab besar dalam mengontrol anak dalam menggunakan internet serta perangkatnya dan cyber bullying tidak memerlukan pertemuan tatap muka dan tanpa melibatkan kekuatan fisik.

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Jaksa Masuk Sekolah (JMS) di SMK Negeri 2 Sepatan"